Mengenal Jenis Puisi Lama

Wednesday, March 19th, 2014 - Puisi
Advertisement

Jika kita ingat pelajaran bahasa Indonesia pada masa sekolah dasar atau SD pasti ingatan kita langsung tertuju pada beberapa bahasan. Salah satu bahasan dalam pelajaran bahasa Indonesia ialah mengenai puisi. Dalam materi puisi kita akan dijelaskan apa itu puisi dan apa saja macamnya. Setelah itu pasti ada waktu dimana kita akan membacakan sebuah puisi yang ada atau yang kita buat. Puisi sendiri secara arti gampangnya ialah sebuah curahan hati atau perasaan, pengalaman si penulis terhadap sesuatu dan dituliskan dan biasanya dibacakan dengan pembawaan yang khas. Ada beberapa jenis puisi yang ada yaitu puisi lama dan puisi baru.

Info Kumpulan Puisi Lama Dan Puisi Baru

Pengertian puisi yang lama ialah puisi yang terkait pada bait, ritma, baris, irama. Jenis puisi ini belum mendapatkan pengaruh asing atau dari luar. Sedangkan puisi baru ialah berbentuk lebih bebas dibanding puisi lama, dalam segi jumlah baris, suku kata, dan ritma atau ritme. Untuk itu artikel ini akan membahas seputaran puisi yang pertama dan akan menjelaskan beberapa jenis puisi tersebut.

Berikut beberapa contoh dari jenis puisi lama:

Contoh dari pantun:

Jika ada sumur di ladang
Boleh kita menumpang mandi
Jika ada umur yang panjang
Bolehlah kita hendak berjumpa

Contoh dari syair:

Pada masa dahulu kala
Terdapatlah sebuah cerita
Sebuah negeri yang aman terjaga
Dipimpin raja yang bijaksana

Negeri bernama Pasir Luhur
Tanahnya luas nan subur
Rakyatnya bahagia dan makmur
Rukun raharja tiada terukur

Jenis-jenis Puisi Lama

Terdapat beberapa jenis puisi lama antara lain yaitu pertama, mantra yang berarti puisi tua, kebendaannya dalam masyarakat Melayu, yang pada mulanya bukan sebagai karya sastra, namun lebih banyak berkaitan dengan adat, kepercayaan dan sebagainya. Kedua, gurindam ialah puisi lama yang berasal dari India atau sebutannya Tamil. Gurindam memiliki ciri-ciri seperti sajak akhirnya a-a; b-b; dan lainnya, berasal dari India, untuk isinya berupa bentuk nasihat yang menjelaskan atau menampilkan suatu sebab akibat.

Jenis lainnya yaitu syair ialah puisi yang lama yang berasal dari Arab dengan cirinya setiap baris tediri dari 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, semua adalah isi dan tidak punya sampiran, bersajak a-a-a-a, dll. Lalu ada pantun, pantun adalah puisi Melayu asli yang cukup membudaya dalam masyarakat. Pantun memiliki ciri-ciri seperti setiap bait terdiri dari 4 baris, bersajak a-b-a-b, setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata. Untuk pantun sendiri memiliki beberapa jenis antara lain pantun teka-teki, pantun jenaka, pantun anak-anak, pantun kilat, dan masih ada lainnya.

Itulah beberapa contoh dari jenis-jenis puisi lama dan penjelasan mengenai semua mengenai jenis puisi ini. Semoga keterangan serta penjelasan dari artikel ini dapat membantu anda yang ingin mencari pengertian dan jenis dari puisi yang tergolong lama tersebut.

Advertisement
Mengenal Jenis Puisi Lama | Admin | 4.5