Contoh Puisi Bahasa Jawa

Thursday, March 20th, 2014 - Puisi
Advertisement

Apakah Anda sudah pernah mendengar puisi bahasa Jawa? Ya, puisi ini merupakan salah satu puisi yang ada dengan tentunya berbahasa Jawa. Hampir sama dengan puisi-puisi lainnya. Namun, ini bahasanya tidak mudah dipahami jika dibanding dengan puisi-puisi berbahasa Indonesia. Selain kita harus mengerti dan mengetahui maknanya kita terlebih dahulu harus bisa menerjemahkannya. Puisi jenis ini sudah ada sejak lama, sejak kerajaan-kerajaan yang ada di Jawa ini berdiri. Puisi ini jika di lingkungan kerajaan di buat oleh pujangga kepercayaan raja. Berisi tentang kebaikan-kebaikan pemerintahan sang raja tersebut. Untuk itu pujangga tersebut adalah orang pilihan raja. Namun, di masa sekarang puisi-puisi seperti ini sudah mengalami beberapa perkembangan.

Contoh Puisi Bahasa Sastra Indonesia Jawa

Perkembangan puisi jenis ini terlihat dalam penggunaannya. Tidak seperti pada waktu dahulu, puisi ini pada perkembangannya dibuat dan dipakai oleh masyarakat umum yang ditujukan kepada siapa saja. Puisi ini juga dapat dibuat lagu Jawa yang enak didengar. Seperti lagu “Sewu Kuto”, bahasa dalam lagu tersebut seperti puisi yang syairnya mudah didengar dan diartikan. Yang paling penting ialah tidak mengandung simbol-simbol seperti puisi pada waktu dahulu. Saat ini sudah banyak diadakan lomba-lomba membaca puisi jenis ini di tingkat anak-anak sekolah. Tentunya hal tersebut sangatlah patut diacungi jempol, karena bisa menumbuhkan semangat melestarikan budaya bangsa, dimana anak-anak pada masa sekarang sudah terkena dampak globalisasi yang membuat lupa akan keluhuran budayanya sendiri. Contoh dari puisi jenis tersebut seperti .

Daksebar kembang mlathi
Ing Taman Makam Pahlawan
Kusuma Bangsa kang sejati
Luhku tumetes.. tes.. netesi bumi…..

Payo kanca bareng ngudi ngilmi
Mumpung isih enom
Bapak ibu guru wus maringi
Kawruh sing sayekti……….. (Jenis Mijil)

Aku duwe pitik pitik tukung
Saben dina tak pakani jagung
Petok gogok petok petok
Petok gogok petok petok
Ngendok pitu tak kremake netes telu
Kebeh trondol odol tanpa wulu ……. (contoh puisi yang dibuat lagu dolanan anak)

Jenis-jenis Puisi Bahasa Jawa

Sama dengan hal yang sudah disebutkan di atas, puisi bahasa Jawa ini memiliki jenis-jenisnya, antara lain yaitu Maskumambang, Pocung, Megatruh, Gambuh, Mijil, Asmaradana, Kinanthi, Durma, Sinom, pangkur, dan Dhandhanggula. Ya, setiap jenis puisi tersebut memiliki tujuan dan maknanya masing-masing.

Jenis-jenis puisi seperti sinom dan lain-lain juga memperlihatkan perasaan dari puisi itu. Misalnya saja, Asmaradana dari kata-katanya dapat dilihat bahwa jenis puisi tersebut berisi tentang asmara atau percintaan, dan sebagainya. Cara membacakan dan membawakan puisi jenis-jenis tersebut memiliki teknik tertentu. Biasanya diikuti dengan irama-irama atau bunyi-bunyian dari gamelan Jawa.

Selain dilihat dari bahasanya yang pada masa sekarang jauh lebih mudah diartikan daripada puisi bahasa Jawa pada waktu dulu, saat ini banyak lagu-lagu dangdut berbahasa Jawa yang menggunakan syairnya untuk lagu-lagunya.

Advertisement
Contoh Puisi Bahasa Jawa | Admin | 4.5